Gresik, Krindotv.com | – Pelaksanaan ujian test tulis yang dilakukan oleh P3D (Penjaringan Penyaringan Perangkat Desa) desa Pranti dalam mengisi lowongan kepala dusun (Kemerogan) berjalan tertib dan kondusif.(28/7/2025)Senin
Diketahui bahwa yang mengikuti ujian test tulis tersebut sebanyak 2 (dua) orang, Identitas peserta itu yakni Abd.Kodir (39) tahun dan Moh.Koiron (35) tahun.Dan ketua P3D bernama Ali Maskuri.
Ali Maskuri dikonfirmasi media disela-sela kegiatan menyampaikan bahwa soal materi yang diujikan kepada peserta sebanyak seratus soal terdiri dari pengetahuan pemerintahan, pengetahuan umum, Matematika dan pengetahuan sosial.
“Soal ujian seratus soal dengan waktu sembilan puluh menit atau satu setengah jam.’Ujar Ali Masykur
Setelah waktu sembilan puluh menit usai, Hasil ujian yang telah dikerjakan oleh peserta langsung dan dikoreksioleh panitia dengan disaksikan langsung oleh Kepala bidang pemerintah desa dari dinas PMD Kabupaten Gresik.
Hasil ujian test nilai tertinggi yakni Abd.Kodir dengan skor nilai 65 menggungguli Moh.Koiron. Dan dari hasil tersebut ketua panitia Ali Maskuri membuat berita acara dan disampaikan kepada kepala desa Pranti.
Dalam kesempatan, Hardi selaku kepala desa Pranti menyampaikan apresiasi kepada panitia P3D yang telah menjalankan amanah untuk melakukan penjaringan penyaringan perangkat desa (Kasun Kemerogan) dengan baik, transparan atau terbuka.
Dan yang kedua mengucapkan terima kasih kepada kedua peserta yang begitu semangat untuk mengikuti ujian test yang diselenggarakan oleh panitia P3D,”tandas Kepala desa Pranti
Lebih lanjut, Hardi selaku kepala desa Pranti menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan P3D ini menggunakan anggaran dana BHP (Bea Hasil Pajak) yang diterima pemerintah desa Pranti dari Pemerintah daerah kabupaten Gresik.
Turut hadir dalam pelaksanaan ujian test tulis yang diselenggarakan oleh panitia P3D tersebut antara lain: Kabid Pemerintahan dinas PMD Kabupaten Gresik,Camat Menganti, Kepala desa Pranti, Ketua BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas,Perangkat desa serta tokoh masyarakat setempat.(*)












