Berita terkini

Skandal Kampus! Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Dosen Dilaporkan ke Polda Jatim, Pihak Kampus Bungkam

179
×

Skandal Kampus! Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Dosen Dilaporkan ke Polda Jatim, Pihak Kampus Bungkam

Sebarkan artikel ini

Surabaya, KrindoTV.com ||— Tercium Aroma skandal yang mencoreng dunia pendidikan tinggi di Surabaya. Seorang oknum dosen di salah satu perguruan tinggi swasta dilaporkan ke Polda Jawa Timur atas dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswinya. Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, pihak kampus terkesan memilih bungkam.

Laporan resmi telah dilayangkan korban ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dengan bukti awal yang diklaim cukup kuat. Dugaan tindakan asusila itu disebut terjadi dalam relasi kuasa yang timpang—di mana pelaku diduga memanfaatkan posisinya sebagai tenaga pendidik.

Sumber internal yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, kasus ini bukan isu baru di lingkungan kampus tersebut. Bahkan, muncul dugaan adanya korban lain yang selama ini memilih diam karena takut terhadap tekanan akademik maupun sosial.

Tim kuasa hukum korban menegaskan bahwa kliennya mengalami trauma serius akibat kejadian itu. Mereka juga menyayangkan lambannya respons dari pihak kampus yang dinilai tidak menunjukkan keberpihakan kepada korban.

 

“Jangan sampai institusi pendidikan justru menjadi tempat yang tidak aman. Kami mendorong aparat penegak hukum bertindak tegas dan transparan,” tegasnya.

 

Upaya konfirmasi kepada pihak kampus telah dilakukan berulang kali, baik melalui telepon maupun pesan resmi. Namun hingga kini, tidak ada pernyataan atau klarifikasi yang diberikan. Sikap diam ini memicu tanda tanya besar di tengah publik.

 

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan laporan telah diterima dan saat ini dalam tahap penyelidikan awal. Sejumlah saksi dijadwalkan akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

 

Kasus ini kembali membuka luka lama terkait minimnya perlindungan terhadap korban kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. Publik kini menanti, apakah hukum akan benar-benar ditegakkan, atau justru kembali tumpul ke atas.(Red)

You cannot copy content of this page