Gresik, Krindotv.com || Pencanangan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas atau di singkat GEMAPATAS merupakan sebuah program yang di canangkan oleh ATR/BPN. Dan kegiatan kali ini dilakukan oleh BPN Kabupaten Gresik didesa Binaan (Desa Mojotengah ) dengan dihadiri langsung Kepala wilayah BPN Propinsi Jawa timur dengan turut hadir Bakorwil Bojonegoro, Dandim 0817/Gresik, Kejaksaan Negari Gresik, Wakil bupati Gresik dan Kapolres Gresik (diwakili).
Dikatakan Asep (Kepala wilayah BPN Provinsi Jawa Timur) dihadapan media bahwa GEMAPATAS itu gerakan bersama masyarakat pasang tanda batas, tanda batas itu kaidahnya ada yang nunjukin batas kewajiban pemangku, Ada kewajiban yang menyetujui batas kewajiban pemohon dan tetangga, Negara atau pemerintah menetapkan batas.”tandasnya (10/11/2025)Senin
Kalau ada sengketa tanah atau kalau ada sertifikat ganda itu tinggal direkonstruksi yang salah itu yang menunjukkan batas, menyetujui batas atau yang menetapkan batas.Pungkas Asep
Lebih lanjut, Asep Mengatakan Karena gambar ukur atau surat ukur itu karena finalisasi dari penunjukan batas kewajiban control, persetujuan batas namanya azas kontradiktur atas kewajiban pemilik dengan tetangga batas dan pemerintah hanya menetapkan saja.
Bagaimana apabila tetangga sebelah tidak tanda tangan, Apa solusinya maka pemerintah menerbitkan surat ukur atau gambar ukur putus-putus (garis).”Kata Asep
Apa arti garis putus-putus merah itu artinya belum disetujui oleh tanda batas oleh tetangga batas tersebut.
Instruksi presiden nomer 02 tahun 2018 tentang percepatan pendaftaran tahan seluruh indonesia, Dan di Jawa timur masih ada 5,2 juta bidang tanah yang belum bersertifikat.”terang Asep
Tentunya kita berharap target kita di provinsi Jawa Timur tahun 2028 tanah kita semua sudah bersertifikat, Oleh karena itu kita tentu berkolaborasi dengan pemerintah kota/kabupaten di Jawa timur dan seluruh tokoh masyarakat dan agama yang ada di Jawa Timur.
Tahun 2026 kita Awali target kita yaitu 513.900 itu clear dan oleh karena itu hari ini kita start dan di mulai seharusnya Januari 2026 nanti dan Juni bisa selesai
Dan kami berharap juga media untuk membantu mengedukasi kepada masyarakat supaya target 2028 tercapai.”tandas Asep (Wn)












