Pemerintahan

Geger Ratusan Warga Dusun  Lopang Dan Karanglo  Nuntut Bau Dari PT Daesang Indredient Indonesia

398
×

Geger Ratusan Warga Dusun  Lopang Dan Karanglo  Nuntut Bau Dari PT Daesang Indredient Indonesia

Sebarkan artikel ini

Gresik ,Krindo tv.com – Ratusan warga Dusun Lopang dan Karanglo, nuntut baut dari PT Daesang Indredient Indonesia ,Senin 19/08/2024 Jl. Raya Driyorejo No.265, Dusun Karanglo, Driyorejo, Kec. Driyorejo, Kabupaten Gresik, pukul 20.30 wib ( malam)

Awak media mendampingi aksi tersebut dipicu oleh limba B30 yang dirasakan warga dari perusahaan PT Daesang Indredient Indonesia ,yang dirasakan warga Driyerejo , beberapa hari terakhir. Kejadian ini sudah memuncak setelah ada laporan warga sekitarnya  yang disampaikan melalui ” Pos Security” mala perusahaan tidak mendapatkan respons sama sekali.

Dalam aksinya, Pr (51) warga yang geram sempat menduduki tiga pintu utama perusahaan sebagai bentuk protes. “Kami sudah berkali-kali melapor, tapi tidak ada tindakan. Ini sudah tidak bisa ditoleransi lagi,” ungkap warga

Tak lama setelah warga melakukan aksi, Ghofur, selaku Humas PT Daesang Ingredient Indonesia, turun tangan dan menemui perwakilan warga. Ia menyampaikan bahwa perusahaan langsung menghentikan operasi pengelolahan bahan CP 1, yang diduga menjadi sumber bau menyengat tersebut, sebagai respons cepat atas keluhan warga. Namun, tindakan ini dilakukan sesaat setelah aksi protes berlangsung.

Beberapa warga yang ditemui setelah aksi mengungkapkan kekecewaannya. Mereka meyakini bahwa perusahaan hanya bertindak karena adanya tekanan dari aksi tersebut. “Kalau bukan karena kita turun langsung, plant itu mungkin masih beroperasi dan mencemari udara. Ini bukan pertama kalinya kita merasa diabaikan,” ujar salah satu warga.

Warga sepakat, jika plant tersebut dioperasionalkan kembali tanpa adanya solusi jangka panjang, mereka akan menggelar aksi yang lebih besar dengan melibatkan dusun-dusun sekitar yang turut merasakan dampak yang sama. “Kami akan terus berjuang sampai hak kami untuk hidup nyaman dan sehat dipenuhi,” tegas perwakilan warga.

Terpisah ghofur saat dikonfirmasi terkait aksi tersebut menyatakan, bahwa proses pengolah cp 1 yang telah di hentikan tidak akan beroperasional lagi. Sebelum mendapatkan solusinya

“Pengolahan cp1 tidak akan diolah lagi, kita fokus untuk mencari solusi penanggulangan dulu.” Jelasnya Ghofur

Aksi ini menggambarkan eskalasi ketegangan antara warga sekitar dengan perusahaan, yang menuntut solusi konkret dan komitmen perusahaan terhadap lingkungan sekitar. Pihak dinas terkait juga diharap juga untuk ikut serta mengawasi seluruh gangguan yang dimunculkan oleh perusahaan.

Redaktur..HDK

You cannot copy content of this page